Menyunting, Apa Itu dan Bagaimana Caranya?

Halo, sobat Diringkas! kali ini yang akan membahas tentang Penyunting. Apa sih menyunting itu? Mengapa kita perlu menyunting? Bagaimana cara menyunting yang baik dan benar? Tanpa basa-basi lagi, mari kita mulai eksplorasi tentang menyunting dan segala hal yang perlu kita ketahui. Selamat membaca!

Menyunting, Apa Itu dan Bagaimana Caranya?

Pengertian Menyunting

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), menyunting memiliki empat arti, yaitu:

  1. Menyiapkan naskah siap cetak atau siap terbit dengan memerhatikan segi sistematika penyajian, isi, dan bahasa yang menyangkut diksi, ejaan, dan struktur kalimat.
  2. Merencanakan dan mengarahkan penerbitan (surat kabar, majalah) atau menyusun atau merakit (film, pita rekaman) dengan cara memotong-motong dan memasang kembali.
  3. Menikahi (perempuan).
  4. Memasang (sesuatu) pada ujung (tombak, panah).

Dalam konteks tulisan, kita akan fokus pada arti pertama dan kedua. Menyunting adalah kegiatan menyiapkan naskah, teks, atau karangan siap cetak atau siap terbit dengan memperhatikan sistematika penyajian, isi, dan bahasa serta bertujuan untuk memperbaiki tulisan atau naskah agar terhindar dari kesalahan ejaan, diksi, atau struktur kalimat. Menyunting juga dapat berarti merencanakan dan mengarahkan penerbitan (surat kabar, majalah) atau menyusun atau merakit (film, pita rekaman) dengan cara memotong-motong dan memasang kembali.

Pentingnya Menyunting

Menyunting sangat penting untuk dilakukan karena dapat memberikan manfaat sebagai berikut:

  • Meningkatkan kualitas tulisan atau naskah yang akan diterbitkan.
  • Membantu penulis untuk mengkomunikasikan ide atau pesan dengan lebih jelas dan efektif kepada pembaca.
  • Membangun kredibilitas penulis sebagai sumber informasi yang akurat dan profesional.
  • Mencegah kesalahpahaman atau kebingungan yang mungkin timbul akibat kesalahan ejaan, diksi, atau struktur kalimat.
  • Memenuhi standar penulisan yang berlaku di bidang tertentu.

Cara Menyunting

Menyunting dapat dilakukan dengan beberapa langkah sebagai berikut:

  1. Membaca naskah secara keseluruhan untuk memahami tujuan, isi, dan gaya penulisan.
  2. Memeriksa ejaan, tanda baca, pilihan kata, keefektifan kalimat, keterpaduan paragraf, serta kebulatan wacana.
  3. Membandingkan naskah dengan sumber-sumber referensi yang relevan untuk memastikan kebenaran fakta, data, kutipan, daftar pustaka, dan lain-lain.
  4. Menghapus bagian-bagian yang tidak perlu atau tidak sesuai dengan tujuan penulisan.
  5. Menambahkan bagian-bagian yang kurang atau diperlukan untuk melengkapi isi penulisan.
  6. Mengatur ulang urutan bagian-bagian yang tidak logis atau tidak koheren.
  7. Memberikan saran atau masukan kepada penulis untuk meningkatkan kualitas tulisan atau naskah.

Contoh Menyunting

Berikut adalah contoh naskah sebelum dan sesudah disunting:

Sebelum Disunting

Lingkungan yang penulis maksud adalah semua yang mempengaruhi pertumbuhan manusia atau hewan pada umumnya dan daerah tempat di mana kita tinggal pada khususnya.

Sesudah Disunting

Lingkungan adalah segala sesuatu yang ada di sekitar manusia atau hewan yang dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangannya, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Kesimpulan

Dalam artikel ini, kita telah membahas tentang penyuntingan, yang merupakan kegiatan penting dalam menyiapkan naskah atau teks sebelum diterbitkan. Penyuntingan dapat meningkatkan kualitas tulisan, membantu komunikasi yang lebih jelas, membangun kredibilitas penulis, mencegah kesalahan, dan memenuhi standar penulisan. Dalam melakukan penyuntingan, langkah-langkah seperti memeriksa ejaan, tanda baca, membandingkan dengan sumber referensi, menghapus atau menambahkan bagian, serta memberikan masukan kepada penulis dapat dilakukan. Semoga penjelasan ini bermanfaat bagi sobat Diringkas. Jika ada pertanyaan atau tanggapan, silakan tulis di kolom komentar. Terima kasih atas perhatiannya!

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments