Kelebihan dan Kekurangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya, Apa yang Perlu Kamu Ketahui?

Halo sobat Diringkas! Kali ini kita akan membahas tentang kelebihan dan kekurangan pembangkit listrik tenaga surya atau PLTS. Apa itu PLTS? Bagaimana cara kerjanya? Apa saja kelebihan dan kekurangan PLTS dibandingkan dengan pembangkit listrik lainnya? Yuk simak ulasan berikut ini!

Kelebihan dan Kekurangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya, Apa yang Perlu Kamu Ketahui?

Apa itu PLTS?

PLTS adalah sistem yang mengubah energi matahari menjadi listrik dengan menggunakan modul surya, inverter, dan baterai. Modul surya adalah kumpulan sel surya yang menyerap sinar matahari dan menghasilkan arus listrik searah (DC). Inverter adalah alat yang mengubah arus DC menjadi arus bolak-balik (AC) yang bisa digunakan untuk alat-alat listrik di rumah atau kantor. Baterai adalah tempat penyimpanan listrik yang bisa digunakan saat tidak ada sinar matahari atau saat kebutuhan listrik melebihi kapasitas modul surya.

Bagaimana Cara Kerja PLTS?

Ada beberapa jenis PLTS yang bisa digunakan, tergantung pada kebutuhan dan kondisi lokasi. Berikut ini adalah beberapa jenis PLTS yang umum:

  • PLTS terhubung jala listrik. Jenis PLTS ini terhubung dengan jaringan listrik PLN dan bisa mengekspor kelebihan listrik yang dihasilkan ke jaringan tersebut. Keuntungan dari PLTS ini adalah bisa mengurangi tagihan listrik dan mendapatkan tambahan penghasilan dari penjualan listrik. Kerugian dari PLTS ini adalah membutuhkan biaya instalasi yang cukup tinggi dan bergantung pada ketersediaan jaringan listrik PLN.
  • PLTS tidak terhubung jala listrik. Jenis PLTS ini tidak terhubung dengan jaringan listrik PLN dan hanya mengandalkan baterai sebagai sumber cadangan. Keuntungan dari PLTS ini adalah bisa digunakan di daerah yang tidak memiliki akses ke jaringan listrik PLN dan lebih hemat energi. Kerugian dari PLTS ini adalah membutuhkan baterai yang cukup besar dan mahal serta perawatan yang rutin.
  • PLTS tersebar. Jenis PLTS ini terdiri dari banyak modul surya yang dipasang di berbagai tempat, seperti atap rumah, gedung, atau lahan kosong. Keuntungan dari PLTS ini adalah bisa memanfaatkan lahan yang tidak produktif dan mengurangi transmisi dan distribusi listrik. Kerugian dari PLTS ini adalah membutuhkan koordinasi yang baik antara pemilik modul surya dan pengelola jaringan listrik.
  • PLTS terpusat. Jenis PLTS ini terdiri dari satu atau beberapa modul surya yang dipasang di satu tempat, biasanya di daerah yang memiliki intensitas sinar matahari tinggi. Keuntungan dari PLTS ini adalah bisa menghasilkan listrik dalam skala besar dan meningkatkan efisiensi modul surya. Kerugian dari PLTS ini adalah membutuhkan lahan yang luas dan biaya transmisi dan distribusi listrik yang tinggi.
  • PLTS hibrida. Jenis PLTS ini merupakan kombinasi dari dua atau lebih sumber energi, seperti angin, air, atau biomassa. Keuntungan dari PLTS ini adalah bisa meningkatkan keandalan dan ketersediaan listrik serta mengurangi dampak lingkungan. Kerugian dari PLTS ini adalah membutuhkan teknologi yang lebih kompleks dan biaya operasi yang lebih tinggi.

Apa Saja Kelebihan dan Kekurangan PLTS?

Kelebihan dan Kekurangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya, Apa yang Perlu Kamu Ketahui 2

Setelah mengetahui apa itu PLTS dan bagaimana cara kerjanya, sekarang kita akan membahas apa saja kelebihan dan kekurangan PLTS dibandingkan dengan pembangkit listrik lainnya. Berikut ini adalah beberapa poin yang bisa kamu pertimbangkan:

Kelebihan PLTSKekurangan PLTS
– Menggunakan energi matahari yang terbarukan dan melimpah– Membutuhkan investasi awal yang cukup besar
– Mengurangi tagihan listrik dan bisa mendapatkan tambahan penghasilan– Bergantung pada cuaca dan waktu
– Bisa digunakan untuk berbagai keperluan, baik listrik maupun panas– Membutuhkan perawatan yang rutin dan profesional
– Ramah lingkungan dan tidak menghasilkan polusi atau emisi gas rumah kaca– Membutuhkan lahan yang cukup luas dan sesuai dengan kondisi geografis
– Mudah diinstal dan dioperasikan– Memerlukan sistem penyimpanan baterai yang mahal dan berisiko

Contoh Kasus PLTS di Indonesia

Salah satu contoh kasus PLTS di Indonesia adalah PLTS Cirata yang berlokasi di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. PLTS ini merupakan PLTS terbesar di Asia Tenggara dengan kapasitas 145 MWp. PLTS ini terdiri dari 450.000 modul surya yang tersebar di lahan seluas 225 hektar. PLTS ini diharapkan bisa menghasilkan listrik sekitar 200 GWh per tahun dan mengurangi emisi karbon sekitar 150.000 ton per tahun.

Kesimpulan

PLTS adalah sistem yang mengubah energi matahari menjadi listrik dengan menggunakan modul surya, inverter, dan baterai. Ada beberapa jenis PLTS yang bisa digunakan, tergantung pada kebutuhan dan kondisi lokasi. PLTS memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan dibandingkan dengan pembangkit listrik lainnya. PLTS juga sudah mulai berkembang di Indonesia, salah satunya adalah PLTS Cirata yang merupakan PLTS terbesar di Asia Tenggara.

Demikian ulasan singkat tentang kelebihan dan kekurangan pembangkit listrik tenaga surya. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan kamu tentang energi terbarukan. Jika kamu memiliki pertanyaan, saran, atau kritik, silakan tulis di kolom komentar di bawah ini. Terima kasih sudah membaca!

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments