Kaspersky Memperkenalkan Pelatihan Cybersecurity Terbaru tentang Forensik Digital

Pada tanggal 24 Juni 2024, Kaspersky memperkenalkan kursus cybersecurity terbaru mengenai forensik digital dalam portofolio Pelatihan Ahli mereka. Para profesional InfoSec kini dapat menguasai teknik mengidentifikasi, memproses, dan menganalisis bukti digital bersama para ahli berpengalaman dari Kaspersky.

Apa Itu Digital Forensik

Digital forensik adalah cabang ilmu yang mempelajari cara-cara mengumpulkan, menganalisis, dan menyimpan data digital yang dapat digunakan sebagai bukti dalam kasus hukum. Dengan berkembangnya teknologi, metode kejahatan juga ikut berkembang, sehingga kebutuhan akan ahli digital forensik yang kompeten pun meningkat. Pelatihan yang ditawarkan oleh Kaspersky ini mencakup berbagai topik, mulai dari dasar-dasar digital forensik, teknik pengumpulan bukti digital, hingga analisis data yang kompleks.

Apa yang Dipelajari dalam Kursus Ini

Dalam kursus ini, peserta akan mempelajari metode memperoleh beragam bukti digital, menemukan jejak tindakan berbahaya, dan menggunakan timestamp dari berbagai artefak Windows untuk merekonstruksi skenario insiden. Mereka juga akan menguasai analisis riwayat browser dan email. Pada akhir kursus, peserta akan terampil dalam mengamati insiden, mengumpulkan bukti, menganalisis file log, menganalisis jaringan, membuat Indikator Kompromi (IoC), dan forensik memori.

Salah satu keunggulan dari pelatihan ini adalah metode pembelajarannya yang interaktif dan praktikal. Peserta akan diajak untuk terlibat langsung dalam simulasi dan latihan yang meniru skenario kehidupan nyata, sehingga mereka dapat memperoleh pengalaman langsung dalam menangani insiden keamanan siber. Selain itu, pelatihan ini juga dilengkapi dengan materi terkini yang sesuai dengan tren dan ancaman keamanan siber terbaru.

Mengatasi Kekurangan Keterampilan dalam Manajemen Insiden

Manajemen insiden yang cepat dan efisien merupakan tantangan besar dalam menanggapi serangan siber. Kekurangan keterampilan menjadi salah satu hambatan utama. Untuk mengatasi masalah ini, Kaspersky mengembangkan kursus “Forensik Digital Windows” yang mencakup bagian penting dalam proses respons insiden. Kursus ini membantu para profesional memperoleh keterampilan yang diperlukan untuk mengatasi insiden dengan efektif.

Kaspersky juga menekankan pentingnya pendekatan multidisiplin dalam digital forensik. Ini berarti bahwa selain ahli IT, dibutuhkan juga keahlian dari bidang lain seperti hukum, kepolisian, dan psikologi untuk memahami berbagai aspek dari kejahatan siber. Dengan demikian, pelatihan ini tidak hanya mengajarkan aspek teknis, tetapi juga aspek hukum dan etika yang terkait dengan digital forensik.

Pengembang Kursus dan Lab Virtual

Kursus ini dikembangkan oleh Ayman Shaaban, Manajer Kelompok Forensik Digital dan Respons Insiden di Kaspersky, yang memiliki pengalaman luas di bidang keamanan siber. Selain mendapatkan pengetahuan mendalam dari para ahli Kaspersky, peserta juga dapat mengaplikasikan pengetahuan baru mereka dalam lingkungan lab virtual yang aman. Lab ini dirancang khusus untuk menguji pemahaman peserta dan meningkatkan keterampilan praktis mereka.

Persyaratan Mengikuti Kursus Forensik Digital Dari Kaspersky

Untuk mengikuti kursus Forensik Digital dari Kaspersky, peserta perlu memenuhi beberapa persyaratan berikut:

  1. Pengetahuan Dasar Keamanan Sistem Operasi Windows: Peserta sebaiknya memiliki pemahaman dasar tentang sistem operasi Windows, termasuk struktur file, registri, dan proses kerja.
  2. Keterampilan Komputer: Kemahiran dalam menggunakan komputer dan mengoperasikan perangkat lunak adalah penting. Peserta akan bekerja dengan alat forensik digital dan perangkat lunak analisis.
  3. Minat dalam Keamanan Siber: Kursus ini ditujukan untuk para profesional keamanan siber, analis forensik, dan manajer respons insiden. Minat dan motivasi untuk memahami forensik digital sangat diperlukan.
  4. Akses ke Komputer dengan Lingkungan Virtual: Peserta perlu memiliki akses ke komputer yang dapat digunakan untuk praktik dalam lingkungan virtual. Kaspersky menyediakan lab virtual untuk latihan, jadi koneksi internet yang stabil juga diperlukan.
  5. Kemampuan Bahasa Inggris: Materi kursus disajikan dalam bahasa Inggris. Meskipun ada terjemahan, pemahaman dasar bahasa Inggris akan membantu peserta mengikuti dengan lebih baik.

Kesimpulan

Kursus ini merupakan bagian dari serangkaian pelatihan yang fokus pada respons insiden, baik untuk tim respons insiden perusahaan maupun profesional keamanan siber individu. Dengan memahami forensik digital, para profesional dapat lebih siap menghadapi serangan siber dan meminimalkan dampaknya dengan cepat dan efisien.

Dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dari pelatihan ini, para profesional diharapkan dapat lebih efektif dalam mencegah dan menanggulangi insiden keamanan siber. Ini adalah investasi yang berharga bagi masa depan keamanan digital kita.

Semoga informasi ini bermanfaat! Jika ada pertanyaan lebih lanjut, jangan ragu untuk bertanya.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments